Bendahara Desa Rainawe Diduga Korupsi Upah Honorer Senilai Satu Juta Rupiah

MALAKA, BERITAPAGI.ID-Admin Desa Rainawe Agustisnus Suri ungkap rahasia busuk Ketua BPD dan Bendahara Desa Rainawe (Hendrikus Meo dan Maria Goreti Lawa). Keduanya adalah pasangan suami istri yang berupaya mengelapkan gaji honorer satu bulan pada pencairan Anggaran Dana Desa (ADD) Rainawe Tahap Ke-II Dengan nilai uang 1.000.000 dari 3.000.000

Diketahui Khalayak umum ketika akun Facebook miliknya (Raihein Bahau) menuliskan, Bendahara Desa Rainawe memberikan gaji senilai 2.000.000 dan dipaksakan untuk menandatangani Kwitansi gaji yang senilai 3.000.000

Melalui hasil invenstigasi media, Senin (21/12/20) Admin Desa Rainawe Agustisnus Suri Menyampaikan langsung ,Gara-gara tidak menandatangani kwitansi siluman senilai 3.000.000 yang dibuat oleh bendara Desa Rainawe, dirinya diberhentikan paksa sebagai admin Desa Rainawe

Atas pemberhentian Agustinus Suri dari Admin desa disaksikan langsung oleh sekretaris Desa Pius Mau Ati

“Pius Mau Ati hanya terdiam saat kejadian terjadi” Ungkapnya

Dikatakannya, Kelakuan brutal istiri Ketua BPD Desa Rainawe selaku bendahara Desa terkuak ketika memberikan uang sejumlah 2.000.000 dan menyodorkan Kwitansi tertulis dengan nilai 3.000.000 dan paksakan dirinya untuk menandatangan kwitansi siluman tersebut.

“Saya punya gaji sebenarnya 3 juta.tapi sosoan bendahara memberikan upah saya cuman 2 juta,lalu kesombongannya memberikan kwitansi dengan tulisan angka 3 juta” Ketus Agustinus

Tambahnya, Ada yang aneh sebab nilai uang didalam kwitansi tersebut lebih besar dari nilai uang yang saya terima.

“Saya suru dia untuk perbaiki kwitansi tersebut baru saya tandatangn” Ungkapnya

Tak hanya itu, Dirinya mempertanyakan apabilah Pemerintah Desa Rainawe telah melakukan pencairan tahap ke III sementara uang 2.000.000 yang diterima olehnya belum ditandatangani kwitansinya

“Saya tidak tandatangn Kwitansi pembayaran honorer pasca pencairan tahap II ADD” Tandasnya

Maka, Perlu dilakukan ketelitihan ulang mengenai Kwitansi-kwitansi tahap ke II pencairan ADD sehingga Pemerintah Desa Rainawe melakukan peroses pencairan menuju tahap III

Ditempat yang berbeda, Penjabat Desa Rainawe Frans Teti ketika dimintai pendapat melalui via WhatsApp menyampaikan, dirinya akan terlebih dahulu identifikasi SPJ untuk diurus sesuai dengan ketentuan.

Tambahnya, Besok Selasa, (22/12/20) akan hadirkan Amdmin Desa Rainawe Agustinus Suri di Kantor Camat Kobalima untuk menyelesaikan kasus tersebut. (Red/Redaksi)

 

 

 

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *