Warga Motaulun Di Malaka Persoalkan Bantuan Beras Di Masa Pandemi Covid-19

Malaka-Beritapagi.Id-Beberapa warga Desa Motaulun Kecamatan Malaka Barat Kabupaten Malaka mempersoalkan bantuan beras yang disalurkan di masa pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Kepada wartawan di Betun, sedikitnya lima warga yakni Agustinus Nahak, Nikodemus Bria, Paulus Klau, Tadeus Bria, dan Marselinus Klau mempersoalkan persoalan bantuan beras tersebut.

Tadeus Bria mengatakan perlu dijelaskan model bantuan beras yang disalurkan. “Apakah bantuan Covid atau PKH,” kata Tadeus. Karena bantuan itu disalurkan secara diam-diam dan nama penerima tidak diumumkan secara terbuka.

Selain itu, bantuan beras sebanyak 74 karung ukuran 30 kg itu hanya diperuntukkan bagi warga sesuai keinginan aparat pemerintah desa setempat tanpa memperhatikan pemerataan dan kondisi penerima manfaat.

Dikatakan, pemerintah harus adil dalam menyalurkan bantuan karena masih ada sejumlah warga yang belum menerima bantuan apapun di masa pandemi Covid-19.

“Kalau saya, beras itu diberikan kepada orang yang sama sekali tidak terima BLT, PKH, BST selama ini. Sehingga semua merasa diperhatikan. Sementara itu, orang yang sudah meninggal juga masuk kasi masuk untuk terima BLT. Jadi, keadilan dimana,” jelas Tadeus.

Sehingga, masalah-masalah yang meresahkan ini akan dillaporkan ke DPRD Kabupaten Malaka untuk diselesaikan dalam rangka menjamin hak-hak masyarakat di Desa Motaulun. (Red/Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *